Selasa, 30 November 2010

I'm Sick

Selasa, 30 November 2010.
Saya sakit.
Tapi saya lalu berfikir, ALLAH SWT tidak mungkin memberikan penyakit kepada seorang manusia kalau tidak ada hikmahnya. Saya lalu berfikir lagi, mungkin ini peringatan untuk saya bahwa saya hanyalah seorang manusia yang lemah. Ternyata selama ini mungin saya terlalu jahat memperlakukan badan saya, hingga ia marah dan memaksa saya untuk mengistirahatkannya.

Hmm. badanku yang malang.

Disini saya hanya ingin berbagi tentang hikmah datangnya sebuah penyakit dalam pandangan Islam.
Sakit sebagai salah satu ciptaan Allah SWT yang ditimpakan kepada manusia juga pasti ada maksudnya. Salah satu hikmah Allah SWT kepada hamba-Nya adalah sebagai ujian dan cobaan untuk membuktikan siapa-siapa saja yang benar-benar beriman. Firman Allah SWT :




Artinya : 214- Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta diguncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: "Bilakah datangnya pertolongan Allah?" Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat. (Q.S. Al Baqarah : 214)
 
Demikianlah Allah SWT akan menguji hamba-hamba-Nya dengan kebaikan dan keburukan. Dia menguji manusia berupa kesehatan, agar mereka bersyukur dan mengetahui keutamaan Allah SWT serta kebaikan-Nya kepada mereka. Kemudian Allah SWT juga akan menguji manusia dengan keburukan seperti sakit dan miskin, agar mereka bersabar dan memohon perlindungan serta berdo'a kepada-Nya.
Amat banyak orang yang tidak memahami kenapa ia harus sakit, sehingga secara tidak sadar ia menganggap bahwa penyakit yang dideritanya tersebut sebagai malapetaka atau kutukan Allah yang dijatuhkan kepadanya. Tidak sedikitpun orang yang tatkala ditimpa penyakit menjadi putus asa, kehilangan pegangan, bahkan berburuk sangka kepada Allah SWT. Lalu timbul rasa tidak puas kepada Allah SWT, merasa bahwa dengan sakitnya itu Allah bersikap tidak adil, sehingga ia tidak lagi menjalankan kewajiban-kewajiban-Nya sebagai hamba Allah. Padahal di waktu sehat, ia selalu mengucapkan dalam salatnya :



Artinya : "Sesungguhnya salat, ibadah, hidup dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam" (Q.S. Al An'am : 162)
Dalam pandangan Islam, penyakit merupakan cobaan yang diberikan Allah SWT kepada hamba-Nya untuk menguji keimanannya. Ketika seseorang sakit disana terkandung pahala, ampunan dan akan mengingatkan orang sakit kepada Allah SWT. Aisyah pernah meriwayatkan, bahwa Rasulullah SAW bersabda : 'Tidak ada musibah yang menimpa diri seorang muslim, kecuali Allah mengampuni dosa-dosanya, sampai-sampai sakitnya karena tertusuk duri sekalipun" (H.R. Buchari)

Allah SWT menciptakan cobaan antara lain untuk mengingatkan manusia terhadap rahmat-rahmat yang telah diberikan-Nya. Allah SWT memberikan penyakit agar setiap insan dapat menyadari bahwa selama ini dia telah diberi rahmat sehat yang begitu banyak. Namun kesehatan yang dimilikinya itu sering kali di abaikan, bahkan mungkin disia-siakan. Padahal ia mempunyai harga yang sangat bernilai tiada tolak ukur dan bandingannya.
Disamping itu, sakit juga digunakan oleh Allah SWT untuk memperingatkan manusia atas segala dosa-dosa dan perbuatan jahatnya selama hidup di dunia. Kalau dahulu seorang insan yang banyak berbuat kesalahan tidak berfikir tentang dosa dan pahala, maka disaat sakit biasanya manusia teringat akan dosa-dosanya sehingga ia berusaha untuk bertaubat dan memohon ampunan kepada Allah SWT.

Semoga kita semua termasuk ke dalam hamba-hamba ALLAH SWT yang bisa mengambil hikmah dari segala cobaan yang diberikannya.










5 komentar:

  1. Assalamu'alaikum Mela. . .
    Subhanallah . . .
    Semua yg Mela katakan itu menitik beratkan pada rasa Syukur pada Allah . . .

    Padahal setiap manusia telah diberikan Hidayah dari ALLAH SWT, namun tidak semua orang mampu untuk menterjemahkan apa yg ALLAH berikan. . .

    Terima kasih telah mengingatkan . . .

    Fauzie 08

    BalasHapus
  2. Wa'alaikumsalam.
    Iya aku juga sambil mengingatkan diriku sendiri.

    Ka fauzi 08.?

    BalasHapus
  3. Nice Mel . . .

    Oh ya, Q Fauzie 08, salam kenal . . .
    Kamu anak PSDM ya Mel???

    mMm, maybe first I should apologize to you if later there is my commentar on each of your stories ,. . hehehe
    *sok b.Ing,.. hhe

    BalasHapus
  4. iya..
    koq tau.?

    oke2.. haha,,
    makasi sudah mau membaca tulisan saya disini..

    BalasHapus
  5. Hahaha. . .
    Iyalah, ade gambarnya noh di pojok kanan atas,.. hehe

    ni Fauzie ank Mesin yg kemaren . . .

    oke2.. haha,,
    makasi sudah mau membaca tulisan Q juga disini..

    BalasHapus