Minggu, 02 Desember 2012

Bahagia Sesederhana Mungkin

Beberapa minggu lalu adalah waktu dimana saya kehilangan sebuah feel untuk tersenyum. Sebut saja sedang terpapar kesedihan. Atau kalo anak muda jaman sekarang bilang dilanda kegalauan #halah
Tapi lama-lama tersadar juga alasan mengapa kegalauan mudah menyerang saya saat itu, antara belum ikhlas dengan keadaan, terlalu banyak keinginan, banyak berharap pada manusia, dan tidak bersyukur dengan yang sudah didapat. Yup. Untung cepet sadar, kalo nggak bisa kacau :D
Jadi inget sebuat tweet dari seorang ustadz
"LEBIH TERJAMIN BAHAGIA DENGAN BANYAK BERSYUKUR DARIPADA BANYAK KEINGINAN."

Tapi temen saya juga pernah bilang begini :
"Kalo kita nggak pernah merasakan kesedihan, maka kebahagiaan nggak akan ada rasanya."
Hmm. bener juga sih. itulah untungnya hidup di tengah orang-orang yang otaknya positif. hehe.
Dan sedikit renungan tentang sebuah kebahagiaan. sadar nggak ya kita kalo tujuan utama manusia itu adalah mencari kebahagiaan. baik kebahagiaan di dunia ataupun kebahagiaan di akhirat. dan setiap manusia punya caranya masing-masing untuk mendapatkan kebahagiaan itu. ada yang bahagia kalo udah bisa bermanfaat bagi orang lain, ada yang bahagia kalo bisa lebih unggul dari saingannya, ada yang bahagia kalo bisa buat bangga orang tuanya, ada yang bahagia kalo punya uang banyak, ada yang bahagia kalo jadi orang terkenal, dan macem-macem banyak banget jenis-jenis kebahagiaan *kayak soal ujian-jenis2 kebahagiaan. haha

Bagi saya, bahagia itu sederhana.
Ketika masih ada orang yang bahagia melihat saya tersenyum, ketika orangtua tidak pernah menuntut dan memaksakan apapun pada saya, ketika masih ada orang-orang yang merasa senang jika ada saya ditengah-tengah mereka, ketika masih ada kesempatan berkumpul dengan orang-orang hebat, ketika masih punya kebebasan dalam berfikir, ketika masih ada orang-orang yang menguatkan saya ketika rapuh, ketika hati masih bergetar mendengar nama-Nya. itu semua adalah kebahagiaan yang sudah saya dapatkan dan itulah sumber kekuatan saya.
Jika saat-saat kebahagiaan itu masih saya dapatkan, rasanya tidak pantas membiarkan si galau dan si sedih menguasai diri ini. biarkan hari-hari terisi dengan senyum-senyum indah, biarkan waktu terisi dengan manfaat, biarkan kaki ini melangkah pada jalan yang benar, biarkan hati ini terisi untuk yang pantas mengisinya.

Semakin hari berlalu, semakin berkurang waktu kita di dunia ini. jadi, jangan biarkan kesia-siaan mendominasi #nasehat pada diri sendiri :D

Bahagia sesederhana mungkin,
saat dapet kesempatan naik gunung
saat dipertemukan dengan orang-orang yang menginspirasi
saat melihat kelulusan kakak tercinta
saat bisa jalan2 satu angkatan ke singapore

saat punya temen-temen yang hebat
Semuanya kebahagiaan yang sederhana :)

2 komentar:

  1. tak perlu menunggu akan hadirnya kebahagiaan.
    suatu saat akan datang.
    kebahagiaan itu pasti, dan pasti itu adalah dekat.

    BalasHapus
  2. Yup. Selamat berbahagia setiap hari :)

    BalasHapus