Minggu, 12 Mei 2013

Book For Your Life

"Bila ilmu diibaratkan wanita, maka membaca adalah maharnya dan menulis adalah pinangannya." (Ust. felix Siauw)

     Quotes di atas adalah salah satu perkataan dari Ust. Felix Siauw *kalau ga salah kalimatnya seperti itu.
    Akhir-akhir ini saya benar-benar memaknai kalimat di atas dalam diri saya. Ternyata benar, bahwa sebagian besar keputusan-keputusan penting dalam memilih jalan hidup saya salah satunya dipengaruhi dari buku-buku yang pernah saya baca. Buat saya, ketika hidup yang sedang dijalani sedang dalam keadaan konstan atau bahkan terpuruk, pilihan untuk membaca buku akan sangat menuntun ke arah mana lagi kita akan melangkah. Tentunya untuk hal-hal krusial harus tetap berpengang pada Al-Qur'an dan Hadits.
   Seperti waktu saya SMP, untuk memutuskan bahwa saya harus berani memakai jilbab walaupun saat itu dilarang orangtua, saya mencari buku yang bisa meyakinkan saya tentang bagaimana keadaan perempuan-perempuan yang memakai jilbab. Bukunya waktu itu berjudul "Jilbab Itu Keren (Siapa bilang make jilbab bikin sengsara)" dan juga "Does My Head Look Big In This? (Memangnya kenapa kalau aku pakai jilbab?)". Akhirnya saya yakin dan sampai sekarang merasa beruntung diberi keyakinan untuk menutup aurat dengan jilbab *walaupun masih jauh dari sesuai syariat.

     Ketika pertama kali masuk universitas, saya berencana tidak ingin sama sekali ikut organisasi lagi. Ingin fokus kuliah dan mengejar IP yang tinggi. Nyatanya tiba-tiba saya membeli buku "Agar Ngampus Tak Sekadar Status". Bener-bener, ini buku dahsyat banget ngomporin mahasiswa baru untuk aktif di berbagai macam organisasi, menurut penulisnya mahasiswa ga akan dapet apapun di ruang kuliah. Kalo mau jadi mahasiswa, keluar, bergaul, dan berorganisasilah sesuai minat kita. Dunia kerja nggak butuh orang-orang yang hanya berkutat sama mata kuliah. Dan akhirnya nggak kuat juga untuk nggak ikut kegiatan apa-apa di kampus.

    Waktu saya awal kuliah sempet ingin sekali bisa cari uang sendiri, punya bisnis, jadi pengusaha, nggak mau jadi joobseeker dan bla bla bla lainnya tentang entrepreneurship. Karna ga punya nyali, saya belajar dulu dari buku-buku ini : "Entrepreneurship Education (Prasetya Mulya EDC)", "Unlimited Wealth (17 hari menuju kebebasan finansial)", "14 Langkah Bagaimana Rasulullah Membangun Kerajaan Bisnis", dan "Mimpi Sejuta Dollar". Akhirnya sekarang mulai berani jualan kecil-kecilan. walaupun belum bisa owner, paling enggak incomenya udah sesuai target. Dan udah bisa nyusun rencana dan strategi buat bikin usaha.
Intinya, dimana kita mau mencari motivasi ataupun teman yang siap menasehati, cari aja buku. Coba rasakan sendiri bagaimana buku yang kita baca begitu berpengaruh pada setiap pilihan-pilihan yang kita ambil. 


“Hari ini anda adalah orang yang sama dengan anda di lima tahun mendatang, kecuali dua hal: Orang – orang di sekeliling anda dan buku – buku yang anda baca” (Charles “Tremendous” Jones)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar