Aku cantik.
Hmm. Maksudku itu namaku. Cantika Syifani.
Cantika artika wanita yang cantik. Syifani berasal dari 2 suku kata,
syifa dan ni. Syifa artinya obat, ni adalah dua inisial nama : norman dan
indri. Itu nama ayah dan ibuku. Ayah
ibuku yakin bahwa kelak saat dewasa segala sikap dan tutur kataku bisa menjadi
obat bagi orang-orang di sekitarnya. Agak berat sih. Tapi ya begitulah yang
mereka katakan. Kau harus tau bahwa sebenarnya aku paling tidak suka dengan
nama panggilanku. Cantik.
Aku tau bahwa perempuan-perempuan yang cantik sekalipun tidak suka
dipanggil cantik. Apalagi aku?
Yang benar saja. Bahkan aku paling benci berlama-lama di depan cermin.
Paling lama 5 menit di depan cermin sudah membuat alis kananku naik 40 derajat
dan berkata dalam hati : ‘Cantik
darimananya?’
Ah sudahlah. Nanti kau akan tau mengapa aku berfikir begitu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar